Cara Setting dan Konfigurasi VPS untuk Website atau Aplikasi

 

 

Cara Setting dan Konfigurasi VPS untuk Website atau Aplikasi

VPS (Virtual Private Server) adalah solusi hosting yang memberikan fleksibilitas dan kontrol penuh terhadap server. Dengan VPS, Anda dapat menghosting website, aplikasi, atau layanan lainnya dengan sumber daya yang lebih stabil dibandingkan shared hosting.

Artikel ini akan membahas langkah-langkah lengkap untuk mengatur dan mengonfigurasi VPS agar siap digunakan untuk website atau aplikasi Anda.

1. Memilih dan Menyiapkan VPS

1.1 Memilih Penyedia VPS

Sebelum memulai, Anda perlu memilih penyedia VPS yang sesuai dengan kebutuhan. Beberapa penyedia populer:

  • DigitalOcean – Cocok untuk developer dengan kontrol penuh.
  • Vultr – Performa tinggi dengan harga terjangkau.
  • Linode – Stabil dan banyak pilihan lokasi server.
  • Hostinger VPS – Ramah pengguna dengan dukungan cPanel.

1.2 Memilih Sistem Operasi

Sistem operasi yang umum digunakan untuk VPS:

  • Ubuntu – Cocok untuk pemula karena banyak dokumentasi.
  • Debian – Stabil dan ringan.
  • CentOS – Cocok untuk server perusahaan.
  • Windows Server – Digunakan untuk aplikasi berbasis Windows.

2. Mengakses VPS via SSH

Setelah membeli VPS, Anda akan mendapatkan IP Address, username (biasanya root), dan password. Untuk mengakses VPS, gunakan SSH.

2.1 Cara Login SSH dari Windows

  1. Unduh dan instal PuTTY.
  2. Buka PuTTY, masukkan alamat IP VPS.
  3. Gunakan port 22 (default SSH).
  4. Klik Open dan masukkan username serta password.

2.2 Cara Login SSH dari Linux/Mac

ssh root@IP-VPS

Masukkan password dan tekan Enter.

3. Mengamankan VPS

Langkah pertama setelah login adalah mengamankan server agar tidak mudah diretas.

3.1 Mengubah Password Root

passwd

3.2 Membuat Pengguna Baru

adduser namauser

Berikan hak sudo:

usermod -aG sudo namauser

3.3 Menonaktifkan Login Root

nano /etc/ssh/sshd_config

Temukan:

PermitRootLogin yes

Ubah menjadi:

PermitRootLogin no

Simpan dan restart SSH:

systemctl restart ssh

4. Menginstal Web Server

Untuk menjalankan website atau aplikasi, Anda perlu menginstal web server.

4.1 Menginstal Apache

sudo apt install apache2 -y

Jalankan Apache:

sudo systemctl start apache2

4.2 Menginstal Nginx

sudo apt install nginx -y

Jalankan Nginx:

sudo systemctl start nginx

5. Menginstal Database

Gunakan database untuk menyimpan data website atau aplikasi.

5.1 Menginstal MySQL

sudo apt install mysql-server -y

Amankan MySQL:

sudo mysql_secure_installation

5.2 Menginstal MariaDB

sudo apt install mariadb-server -y

6. Menginstal PHP

sudo apt install php libapache2-mod-php php-mysql -y

7. Menghubungkan Domain ke VPS

  1. Login ke penyedia domain.
  2. Masukkan alamat IP VPS di pengaturan DNS (A Record).
  3. Tunggu beberapa jam hingga propagasi selesai.

8. Mengelola VPS dengan Control Panel

Jika ingin kemudahan, gunakan control panel:

  • CyberPanel – Gratis, cocok untuk WordPress.
  • cPanel – Berbayar, dengan antarmuka user-friendly.
  • Webmin – Gratis untuk manajemen server dasar.

9. Mengamankan dan Mengoptimalkan VPS

9.1 Menginstal Firewall

Gunakan UFW untuk mengamankan server:

sudo apt install ufw -y

Izinkan SSH:

sudo ufw allow OpenSSH

Aktifkan firewall:

sudo ufw enable

9.2 Mengaktifkan HTTPS

Gunakan Let's Encrypt untuk sertifikat SSL:

sudo apt install certbot python3-certbot-nginx -y

Pasang SSL untuk Nginx:

sudo certbot --nginx -d domainanda.com

10. Backup dan Pemeliharaan

Backup data secara rutin:

tar -czvf backup.tar.gz /var/www/html

Hapus file tidak perlu:

sudo apt autoremove -y

Kesimpulan: Cara Setting VPS untuk Website dan Aplikasi

Dengan mengikuti panduan ini, VPS Anda siap digunakan untuk website atau aplikasi. Pastikan untuk terus memantau performa server dan melakukan backup rutin.

Jika Anda pemula, gunakan Managed VPS untuk kemudahan. Jika ingin fleksibilitas, Unmanaged VPS bisa menjadi pilihan.

Semoga artikel ini membantu Anda dalam mengatur dan mengonfigurasi VPS dengan benar!

Apakah jawaban ini membantu? 0 Pengguna Menemukan Ini Bermanfaat

Artikel Terkait

AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop?

    AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop? Dalam dunia kerja...

Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya

    Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya Di era digital ini, kebutuhan...

Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android

    Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android AnyDesk adalah salah satu...

Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi

    Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi AnyDesk adalah salah satu...

Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer

    Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer Di era digital saat ini, kebutuhan...

Powered by WHMCompleteSolution