Panduan Lengkap Termius: Dari Instalasi hingga Konfigurasi Lanjutan

Panduan Lengkap Termius: Dari Instalasi hingga Konfigurasi Lanjutan

Termius adalah salah satu SSH client terbaik yang memungkinkan pengguna untuk mengelola server dari berbagai platform, termasuk Windows, macOS, Linux, Android, dan iOS. Dengan fitur modern seperti sinkronisasi antar perangkat, terminal berbasis tab, dan dukungan SFTP, Termius menjadi pilihan utama bagi administrator sistem dan developer.

Dalam panduan ini, kita akan membahas cara menginstal, mengonfigurasi, dan menggunakan Termius, serta berbagai pengaturan lanjutan yang bisa membantu Anda bekerja lebih efisien.

1. Instalasi Termius di Berbagai Platform

1.1 Instalasi Termius di Windows

Ikuti langkah berikut untuk menginstal Termius di Windows:

  1. Kunjungi situs resmi Termius di termius.com.
  2. Unduh installer untuk Windows.
  3. Jalankan file yang diunduh dan ikuti petunjuk instalasi.
  4. Setelah instalasi selesai, buka Termius dan login (opsional).

1.2 Instalasi Termius di macOS

Untuk menginstal Termius di macOS, gunakan langkah berikut:

  1. Unduh file DMG dari termius.com.
  2. Drag dan drop ikon Termius ke folder Applications.
  3. Jalankan aplikasi dari Launchpad atau Finder.

1.3 Instalasi Termius di Linux

Gunakan perintah berikut untuk menginstal Termius di Linux:


sudo apt update
sudo apt install termius
    

Jika Anda menggunakan distribusi lain seperti Arch Linux, gunakan perintah yang sesuai dengan manajer paket Anda.

1.4 Instalasi Termius di Android dan iOS

Termius tersedia di Google Play Store dan Apple App Store. Anda cukup mencarinya dengan kata kunci "Termius", lalu instal seperti aplikasi biasa.

2. Menambahkan dan Mengelola Server di Termius

2.1 Menambahkan Server SSH Baru

Untuk menambahkan server baru di Termius, ikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Termius.
  2. Klik tombol "New Host".
  3. Masukkan informasi server, seperti:
    • Hostname: Alamat IP atau domain server.
    • Username: Nama pengguna yang digunakan untuk login.
    • Port: Biasanya 22 (default SSH port).
    • Authentication: Pilih "Password" atau "Private Key".
  4. Klik Save untuk menyimpan konfigurasi.

2.2 Menggunakan Kunci SSH untuk Autentikasi

Alih-alih menggunakan password, Anda bisa menggunakan kunci SSH untuk keamanan yang lebih baik.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka Termius dan masuk ke bagian Keychain.
  2. Klik "New Key" dan buat kunci baru.
  3. Tambahkan kunci publik ke server dengan perintah:
    
    ssh-copy-id -i ~/.ssh/id_rsa.pub user@server-ip
                
  4. Di Termius, hubungkan kunci tersebut ke server yang telah Anda buat sebelumnya.

3. Menggunakan Terminal di Termius

3.1 Membuka Koneksi SSH

Untuk terhubung ke server, cukup klik nama server yang sudah Anda simpan. Jika autentikasi berhasil, Anda akan masuk ke terminal server.

3.2 Menjalankan Perintah Dasar SSH

Setelah terhubung ke server, Anda bisa menjalankan berbagai perintah dasar SSH, seperti:

  • ls – Menampilkan daftar file dan folder.
  • cd – Berpindah directory.
  • cat – Membaca isi file.
  • nano atau vim – Mengedit file.
  • top – Melihat proses yang berjalan.

4. Fitur Lanjutan Termius

4.1 Menggunakan Snippet untuk Automasi

Snippet memungkinkan Anda menyimpan dan menjalankan perintah otomatis.

Cara membuat snippet di Termius:

  1. Buka bagian Snippets.
  2. Klik "New Snippet" dan masukkan perintah yang ingin disimpan.
  3. Klik Save dan gunakan snippet tersebut saat dibutuhkan.

4.2 Menggunakan SFTP untuk Transfer File

Termius mendukung transfer file melalui SFTP. Untuk menggunakan fitur ini:

  1. Buka Termius dan pilih server yang sudah terhubung.
  2. Pilih opsi SFTP di menu.
  3. Drag dan drop file yang ingin diunggah atau diunduh.

4.3 Menggunakan Port Forwarding

Port forwarding memungkinkan Anda mengakses layanan di dalam server melalui komputer lokal.

Cara mengaktifkan port forwarding di Termius:

  1. Buka pengaturan server.
  2. Pilih tab Port Forwarding.
  3. Tambahkan aturan port forwarding sesuai kebutuhan.

5. Troubleshooting: Mengatasi Error di Termius

5.1 Koneksi Gagal

Jika Termius gagal terhubung, coba periksa:

  • Pastikan server berjalan dan dapat diakses.
  • Periksa firewall yang mungkin memblokir koneksi.
  • Coba gunakan opsi verbose: ssh -v user@server.

5.2 Kesalahan Autentikasi

Jika login gagal, pastikan:

  • Username dan password sudah benar.
  • Kunci SSH sudah dipasang di server.
  • File ~/.ssh/authorized_keys memiliki izin yang benar.

Kesimpulan: Panduan Lengkap Menggunakan Termius

Termius adalah SSH client modern yang menawarkan banyak fitur untuk administrator sistem dan developer. Dengan panduan ini, Anda telah mempelajari cara menginstal, mengonfigurasi, dan menggunakan fitur lanjutan seperti snippet, SFTP, dan port forwarding.

Dengan mengoptimalkan penggunaan Termius, Anda dapat mengelola server dengan lebih efisien dan produktif.

Apakah jawaban ini membantu? 0 Pengguna Menemukan Ini Bermanfaat

Artikel Terkait

AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop?

    AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop? Dalam dunia kerja...

Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya

    Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya Di era digital ini, kebutuhan...

Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android

    Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android AnyDesk adalah salah satu...

Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi

    Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi AnyDesk adalah salah satu...

Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer

    Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer Di era digital saat ini, kebutuhan...

Powered by WHMCompleteSolution