Cara Menghubungkan Server dengan PuTTY: Langkah Demi Langkah
Cara Menghubungkan Server dengan PuTTY: Langkah Demi Langkah
PuTTY adalah salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan untuk menghubungkan server melalui protokol SSH (Secure Shell). Bagi pengguna yang ingin mengelola server Linux atau VPS, PuTTY adalah alat yang sangat penting. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menghubungkan server dengan PuTTY secara langkah demi langkah.
Apa Itu PuTTY?
PuTTY adalah klien SSH dan Telnet open-source yang digunakan untuk mengakses server jarak jauh. Aplikasi ini tersedia untuk Windows dan mendukung berbagai protokol komunikasi seperti SSH, Telnet, dan serial.
Persiapan Sebelum Menggunakan PuTTY
Sebelum memulai, pastikan Anda memiliki:
- Komputer dengan sistem operasi Windows (atau menggunakan Wine di Linux/macOS).
- Server yang dapat diakses melalui SSH.
- Alamat IP atau nama domain server.
- Username dan password server (atau kunci SSH jika menggunakan autentikasi berbasis kunci).
Langkah 1: Mengunduh dan Menginstal PuTTY
Untuk mengunduh dan menginstal PuTTY, ikuti langkah berikut:
- Buka situs resmi PuTTY di https://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/latest.html.
- Unduh installer PuTTY yang sesuai dengan arsitektur sistem Anda (32-bit atau 64-bit).
- Jalankan file yang telah diunduh dan ikuti petunjuk instalasi.
- Setelah instalasi selesai, buka PuTTY dari menu Start.
Langkah 2: Menjalankan PuTTY dan Mengatur Koneksi
Setelah PuTTY terinstal, ikuti langkah-langkah berikut untuk menghubungkan ke server:
- Buka aplikasi PuTTY.
- Pada bagian Host Name (or IP address), masukkan alamat IP atau nama domain server.
- Pada bagian Port, isi dengan
22
(port default untuk SSH). - Pilih opsi SSH sebagai protokol koneksi.
- Klik tombol Open untuk memulai koneksi.
Langkah 3: Login ke Server
Setelah mengklik Open, akan muncul terminal PuTTY dengan layar hitam. Ikuti langkah berikut:
- Jika ini adalah pertama kalinya Anda menghubungkan ke server, akan muncul peringatan keamanan. Klik Accept atau Yes.
- Masukkan username server lalu tekan Enter.
- Masukkan password server lalu tekan Enter (saat mengetik password, tidak akan terlihat untuk alasan keamanan).
- Jika informasi login benar, Anda akan masuk ke terminal server.
Langkah 4: Menggunakan Kunci SSH untuk Login
Jika server Anda menggunakan autentikasi berbasis kunci SSH, Anda perlu menggunakan PuTTYgen untuk mengonversi kunci.
- Buka PuTTYgen dari menu Start.
- Klik Load dan pilih file private key Anda (misalnya file .pem dari AWS atau layanan cloud lainnya).
- Klik Save private key untuk menyimpan file dalam format
.ppk
. - Kembali ke PuTTY, buka menu Connection > SSH > Auth.
- Klik Browse dan pilih file
.ppk
. - Masukkan alamat IP server seperti biasa dan klik Open.
- Login menggunakan username Anda (password tidak diperlukan jika autentikasi menggunakan kunci SSH).
Langkah 5: Menyimpan Konfigurasi Koneksi
Agar tidak perlu mengisi ulang informasi setiap kali ingin terhubung, Anda bisa menyimpan konfigurasi koneksi:
- Masukkan semua informasi koneksi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.
- Pada bagian Saved Sessions, masukkan nama untuk konfigurasi ini.
- Klik Save.
- Di lain waktu, cukup pilih nama konfigurasi di daftar dan klik Load.
Langkah 6: Menggunakan Perintah Dasar di PuTTY
Setelah berhasil masuk ke server, Anda bisa mulai menjalankan perintah dasar Linux, seperti:
ls
- Melihat daftar file dalam direktori.cd
- Berpindah direktori.pwd
- Menampilkan direktori saat ini.nano
atauvim
- Membuka dan mengedit file teks.top
- Melihat proses yang sedang berjalan.exit
- Keluar dari sesi SSH.
Langkah 7: Menutup Koneksi dengan Aman
Untuk mengakhiri sesi SSH dengan benar, gunakan salah satu dari perintah berikut:
- Ketik
exit
lalu tekan Enter. - Ketik
logout
lalu tekan Enter. - Tutup jendela PuTTY secara langsung jika diperlukan.
Kesimpulan dari Cara Menghubungkan Server dengan PuTTY
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda sekarang bisa menghubungkan server menggunakan PuTTY dengan mudah. Dari instalasi, konfigurasi, hingga login menggunakan username dan password atau kunci SSH, semuanya telah dibahas secara mendetail.
PuTTY adalah alat yang sangat berguna bagi administrator server dan pengembang yang sering bekerja dengan server jarak jauh. Dengan memahami cara menggunakan PuTTY, Anda bisa lebih efektif dalam mengelola server dan menjalankan perintah melalui terminal.
Semoga artikel ini bermanfaat! Jika ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar atau cari referensi lebih lanjut.