Cara Menggunakan PuTTYgen untuk Membuat dan Mengelola SSH Key

 

 

Cara Menggunakan PuTTYgen untuk Membuat dan Mengelola SSH Key

PuTTYgen adalah alat bawaan dari PuTTY yang digunakan untuk membuat pasangan kunci SSH (SSH key) yang terdiri dari private key dan public key. SSH key ini digunakan untuk autentikasi yang lebih aman dibandingkan metode berbasis password saat mengakses server.

Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menggunakan PuTTYgen untuk membuat SSH key, menambahkan ke server, serta menggunakannya dalam PuTTY.

Apa Itu PuTTYgen?

PuTTYgen adalah generator key SSH yang mendukung berbagai format key, seperti RSA, DSA, ECDSA, dan Ed25519. Key ini digunakan untuk login ke server SSH tanpa memasukkan password.

Keuntungan Menggunakan SSH Key:

  • Lebih aman dibandingkan password karena sulit ditebak.
  • Menghindari serangan brute force.
  • Mudah digunakan setelah dikonfigurasi.
  • Dapat digunakan untuk otomatisasi login SSH.

Langkah-Langkah Menggunakan PuTTYgen

1. Menginstal PuTTY dan PuTTYgen

Jika belum memiliki PuTTY, unduh dan instal dari situs resminya:

PuTTYgen biasanya sudah termasuk dalam paket instalasi PuTTY.

2. Membuka PuTTYgen

Setelah instalasi, jalankan PuTTYgen dengan cara:

  • Ketik PuTTYgen di pencarian Windows dan buka aplikasi.

3. Membuat SSH Key dengan PuTTYgen

Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat key SSH baru:

  1. Buka PuTTYgen.
  2. Pilih tipe key yang ingin digunakan. Disarankan menggunakan RSA dengan panjang minimal 2048-bit (atau 4096-bit untuk keamanan lebih tinggi).
  3. Klik tombol Generate.
  4. Gerakkan mouse secara acak di area kosong untuk menghasilkan entropi hingga key selesai dibuat.

4. Menyimpan SSH Key

Setelah key dihasilkan, lakukan langkah berikut:

  1. Tambahkan passphrase (opsional) untuk keamanan tambahan.
  2. Klik Save Private Key dan simpan dengan ekstensi .ppk (misalnya my_private_key.ppk).
  3. Salin Public Key yang ditampilkan di jendela PuTTYgen.

Menambahkan Public Key ke Server

Setelah key dibuat, tambahkan public key ke server agar bisa digunakan untuk autentikasi.

1. Login ke Server

Gunakan metode login biasa (dengan password) untuk mengakses server:

ssh user@server-ip

2. Menambahkan Public Key ke Server

  1. Buka terminal di server dan buat direktori .ssh jika belum ada:
    mkdir -p ~/.ssh
  2. Buka atau buat file authorized_keys:
    nano ~/.ssh/authorized_keys
  3. Tempelkan public key yang disalin dari PuTTYgen.
  4. Simpan dan keluar dari editor.

3. Mengatur Izin File

Pastikan file dan folder memiliki izin yang benar:

chmod 600 ~/.ssh/authorized_keys
chmod 700 ~/.ssh

4. Memastikan SSH Menggunakan Key Authentication

Periksa file konfigurasi SSH di server:

sudo nano /etc/ssh/sshd_config

Pastikan opsi berikut diaktifkan:

PubkeyAuthentication yes
AuthorizedKeysFile %h/.ssh/authorized_keys

Setelah itu, restart layanan SSH:

sudo systemctl restart ssh

Menggunakan Private Key di PuTTY

1. Menjalankan PuTTY

Buka PuTTY dan masukkan detail koneksi:

  1. Di bagian Host Name (or IP address), masukkan IP server.
  2. Pada Port, biarkan default 22 untuk SSH.

2. Menambahkan Private Key

  1. Buka menu Connection > SSH > Auth.
  2. Klik tombol Browse dan pilih file .ppk yang telah disimpan.

3. Menyimpan Konfigurasi

  1. Di menu Session, masukkan nama sesi di bagian Saved Sessions.
  2. Klik Save untuk menyimpan konfigurasi.

4. Login ke Server

Klik Open untuk terhubung ke server. Jika key memiliki passphrase, Anda akan diminta memasukkannya. Jika tidak, Anda akan langsung login tanpa perlu memasukkan password.

Kesimpulan: Panduan Lengkap Menggunakan PuTTYgen

PuTTYgen adalah alat yang sangat berguna untuk menghasilkan dan mengelola SSH key. Dengan menggunakan key authentication, Anda bisa meningkatkan keamanan akses ke server sekaligus menghindari risiko serangan brute force.

Dalam panduan ini, kita telah membahas cara membuat SSH key, menambahkannya ke server, serta menggunakannya di PuTTY untuk login tanpa password. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengamankan koneksi ke server dengan lebih efisien.

Apakah jawaban ini membantu? 0 Pengguna Menemukan Ini Bermanfaat

Artikel Terkait

AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop?

    AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop? Dalam dunia kerja...

Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya

    Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya Di era digital ini, kebutuhan...

Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android

    Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android AnyDesk adalah salah satu...

Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi

    Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi AnyDesk adalah salah satu...

Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer

    Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer Di era digital saat ini, kebutuhan...

Powered by WHMCompleteSolution