Menghubungkan PuTTY dengan SFTP: Transfer File dengan Mudah
Menghubungkan PuTTY dengan SFTP: Transfer File dengan Mudah
PuTTY adalah salah satu terminal emulator yang banyak digunakan untuk mengakses server melalui SSH. Selain untuk remote server, PuTTY juga dapat digunakan untuk transfer file melalui protokol SFTP (Secure File Transfer Protocol) menggunakan alat bawaan seperti PSCP dan PSFTP.
Dalam panduan ini, kita akan membahas cara menghubungkan PuTTY dengan SFTP, serta bagaimana menggunakan PSCP dan PSFTP untuk transfer file antara komputer lokal dan server.
Apa Itu SFTP?
SFTP (Secure File Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengamankan transfer file antara komputer lokal dan server melalui koneksi SSH. Berbeda dengan FTP, SFTP lebih aman karena menggunakan enkripsi.
Menggunakan PSCP untuk Transfer File
PSCP (PuTTY Secure Copy) adalah alat command-line yang digunakan untuk mengirim atau menerima file dari server melalui SSH.
1. Mengunduh dan Menginstal PuTTY
Pastikan Anda telah mengunduh dan menginstal PuTTY dari situs resminya:
Pastikan bahwa PSCP telah terinstal. Biasanya, PSCP akan tersedia dalam folder yang sama dengan PuTTY.
2. Menggunakan PSCP untuk Mengirim File ke Server
Gunakan perintah berikut untuk mengunggah file dari komputer lokal ke server:
pscp -i "C:\path\to\private_key.ppk" "C:\path\to\file.txt" user@server:/home/user/
-i
digunakan jika Anda menggunakan SSH key untuk autentikasi.C:\path\to\file.txt
adalah lokasi file di komputer lokal.user@server:/home/user/
adalah tujuan pengiriman file di server.
3. Menggunakan PSCP untuk Mengunduh File dari Server
Gunakan perintah berikut untuk mengunduh file dari server ke komputer lokal:
pscp -i "C:\path\to\private_key.ppk" user@server:/home/user/file.txt "C:\path\to\destination\"
Menggunakan PSFTP untuk Transfer File
PSFTP adalah alat berbasis command-line yang lebih interaktif dibandingkan PSCP. Dengan PSFTP, Anda bisa menjelajahi direktori server sebelum melakukan transfer file.
1. Menghubungkan ke Server dengan PSFTP
Gunakan perintah berikut untuk membuka sesi PSFTP:
psftp user@server
Jika Anda menggunakan SSH key, gunakan perintah:
psftp -i "C:\path\to\private_key.ppk" user@server
2. Perintah Dasar PSFTP
Berikut adalah beberapa perintah dasar dalam PSFTP:
lcd [directory]
– Mengubah direktori kerja di komputer lokal.cd [directory]
– Mengubah direktori kerja di server.ls
– Menampilkan daftar file di direktori server.get [file]
– Mengunduh file dari server.put [file]
– Mengunggah file ke server.quit
– Keluar dari sesi PSFTP.
3. Mengunggah File dengan PSFTP
Setelah masuk ke PSFTP, gunakan perintah berikut untuk mengunggah file ke server:
put C:\path\to\file.txt
4. Mengunduh File dengan PSFTP
Gunakan perintah berikut untuk mengunduh file dari server:
get /home/user/file.txt
Mengelola Transfer File dengan Lebih Efisien
1. Menyimpan Konfigurasi di PuTTY
Agar tidak perlu memasukkan ulang informasi koneksi, Anda bisa menyimpan sesi di PuTTY:
- Di bagian Session, masukkan alamat IP atau hostname server.
- Masukkan nama sesi di bagian Saved Sessions.
- Klik Save untuk menyimpan konfigurasi.
2. Menggunakan Key Authentication untuk Otomatisasi
Untuk menghindari memasukkan password setiap kali transfer file, gunakan autentikasi berbasis SSH key.
- Buat key dengan PuTTYgen.
- Tambahkan public key ke server.
- Gunakan private key dengan opsi
-i
saat menjalankan PSCP atau PSFTP.
3. Menggunakan Script untuk Otomatisasi Transfer
Jika Anda sering melakukan transfer file, gunakan skrip batch untuk otomatisasi. Contoh skrip untuk mengunggah file ke server:
@echo off
psftp -i "C:\path\to\private_key.ppk" user@server -b script.txt
exit
Buat file script.txt
yang berisi perintah PSFTP:
lcd C:\local\folder
cd /remote/folder
put file.txt
quit
Kesimpulan: Transfer File dengan PuTTY dan SFTP
Dengan menggunakan PSCP dan PSFTP, Anda bisa dengan mudah menghubungkan PuTTY dengan SFTP untuk transfer file antara komputer lokal dan server. PSCP cocok untuk transfer file cepat, sementara PSFTP menawarkan kontrol lebih dengan fitur navigasi direktori.
Dengan mengoptimalkan penggunaan SSH key dan skrip otomatisasi, Anda bisa mengelola transfer file dengan lebih efisien dan aman.