PuTTY Portable: Cara Menggunakannya Tanpa Instalasi

 

 

PuTTY Portable: Cara Menggunakannya Tanpa Instalasi

PuTTY Portable adalah versi portabel dari PuTTY, yang memungkinkan pengguna menjalankan aplikasi tanpa perlu menginstalnya di komputer. Ini sangat berguna bagi administrator sistem dan pengembang yang sering bekerja dengan SSH dari berbagai perangkat tanpa harus mengonfigurasi ulang setiap kali.

Dalam artikel ini, kita akan membahas cara mengunduh, mengonfigurasi, dan menggunakan PuTTY Portable untuk mengakses server atau perangkat jaringan dengan mudah.

Apa Itu PuTTY Portable?

PuTTY Portable adalah versi ringan dari PuTTY yang dapat dijalankan langsung dari USB drive, penyimpanan cloud, atau folder tanpa memerlukan instalasi. Aplikasi ini berfungsi sama seperti PuTTY standar, mendukung berbagai protokol seperti:

  • SSH – Untuk akses aman ke server jarak jauh.
  • Telnet – Untuk koneksi ke perangkat jaringan lama.
  • Serial – Untuk komunikasi dengan perangkat hardware melalui port COM.
  • Rlogin – Untuk akses remote pada sistem Unix/Linux.

Mengunduh dan Menjalankan PuTTY Portable

1. Mengunduh PuTTY Portable

Untuk mengunduh PuTTY Portable, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi situs resmi PuTTY di https://www.putty.org/.
  2. Pilih versi PuTTY Portable (biasanya tersedia dalam bentuk file .exe).
  3. Unduh file putty.exe dan simpan di lokasi yang mudah diakses, seperti USB drive atau folder khusus.

2. Menjalankan PuTTY Portable

Setelah mengunduh, Anda bisa langsung menjalankan PuTTY tanpa perlu instalasi:

  1. Buka folder tempat menyimpan file putty.exe.
  2. Klik dua kali pada file putty.exe untuk membuka aplikasi.

PuTTY akan terbuka seperti biasa dan siap digunakan.

Mengonfigurasi Koneksi di PuTTY Portable

Setelah menjalankan PuTTY Portable, langkah selanjutnya adalah mengonfigurasi koneksi ke server atau perangkat jaringan.

1. Menghubungkan ke Server Menggunakan SSH

  1. Buka PuTTY Portable.
  2. Di bagian Host Name (or IP address), masukkan alamat IP atau nama domain server.
  3. Pastikan Connection type diatur ke SSH.
  4. Port default SSH adalah 22. Jika server menggunakan port lain, sesuaikan angka portnya.
  5. Klik Open untuk memulai koneksi.

2. Menggunakan Telnet atau Serial Connection

Jika ingin mengakses perangkat jaringan menggunakan Telnet atau Serial:

  • Untuk Telnet – Pilih Telnet sebagai koneksi, lalu masukkan alamat IP dan port (biasanya 23).
  • Untuk Serial – Pilih Serial dan tentukan port COM yang digunakan (misalnya COM3).

Menyimpan Konfigurasi di PuTTY Portable

Karena PuTTY Portable tidak menyimpan konfigurasi secara otomatis dalam sistem Windows, Anda perlu menyimpan sesi secara manual agar bisa digunakan kembali di lain waktu.

1. Menyimpan Sesi

  1. Setelah memasukkan informasi koneksi, di bagian Saved Sessions, ketik nama sesi (misalnya Server_Cloud).
  2. Klik tombol Save.

2. Memuat Kembali Sesi

Untuk menggunakan sesi yang telah disimpan:

  1. Buka PuTTY Portable.
  2. Pilih sesi yang ingin digunakan dari daftar Saved Sessions.
  3. Klik Load, lalu Open.

Menggunakan SSH Key dengan PuTTY Portable

Jika Anda menggunakan autentikasi berbasis SSH Key, Anda perlu mengonfigurasi PuTTY agar dapat menggunakan private key Anda.

1. Membuat atau Menyiapkan SSH Key

Jika belum memiliki SSH key, buat menggunakan PuTTYgen:

  1. Buka PuTTYgen (bisa diunduh dari situs PuTTY).
  2. Pilih jenis key RSA dengan ukuran minimal 2048-bit.
  3. Klik Generate dan gerakkan mouse untuk menghasilkan key.
  4. Simpan Private Key dalam format .ppk.

2. Menambahkan Private Key ke PuTTY Portable

  1. Buka PuTTY Portable.
  2. Masukkan informasi koneksi server.
  3. Buka bagian Connection > SSH > Auth.
  4. Klik Browse dan pilih file .ppk.
  5. Klik Open untuk memulai koneksi.

Keunggulan Menggunakan PuTTY Portable

PuTTY Portable menawarkan berbagai keuntungan, di antaranya:

  • Tidak memerlukan instalasi – Bisa langsung dijalankan dari USB atau penyimpanan cloud.
  • Ringan – Tidak membebani sistem karena tidak perlu menginstal dependensi tambahan.
  • Portabilitas tinggi – Konfigurasi bisa disimpan dalam satu folder dan digunakan di berbagai perangkat.
  • Keamanan – Tidak meninggalkan jejak di komputer yang digunakan.

Kesimpulan: PuTTY Portable untuk Akses Jaringan yang Fleksibel

PuTTY Portable adalah solusi ideal bagi pengguna yang membutuhkan akses cepat ke server dan perangkat jaringan tanpa harus melakukan instalasi. Dengan menggunakan PuTTY Portable, Anda bisa mengelola koneksi SSH, Telnet, atau Serial dengan lebih fleksibel dan efisien.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda sekarang dapat menjalankan PuTTY Portable dari mana saja dan mengakses server dengan mudah tanpa repot menginstal ulang perangkat lunak.

Apakah jawaban ini membantu? 0 Pengguna Menemukan Ini Bermanfaat

Artikel Terkait

AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop?

    AnyDesk vs TeamViewer: Mana yang Lebih Baik untuk Remote Desktop? Dalam dunia kerja...

Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya

    Apa Itu AnyDesk? Panduan Lengkap dan Cara Menggunakannya Di era digital ini, kebutuhan...

Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android

    Cara Download dan Instal AnyDesk di Windows, Mac, dan Android AnyDesk adalah salah satu...

Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi

    Cara Mengatur AnyDesk agar Bisa Digunakan Tanpa Konfirmasi AnyDesk adalah salah satu...

Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer

    Cara Menggunakan AnyDesk di HP untuk Remote Komputer Di era digital saat ini, kebutuhan...

Powered by WHMCompleteSolution