Perbedaan Registry, Registrar, dan Registrant pada Domain
Dalam dunia domain internet, terdapat tiga entitas utama yang berperan dalam pengelolaan dan pemeliharaan domain: Registry, Registrar, dan Registrant. Masing-masing entitas memiliki fungsi dan tanggung jawab yang berbeda. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan antara ketiganya:
1. Registry
Registry adalah organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan database dari semua nama domain dalam satu top-level domain (TLD) tertentu. Tugas utama registry meliputi:
- Pemeliharaan Database: Registry menyimpan data teknis dan administrasi dari semua domain yang terdaftar dalam TLD mereka. Ini termasuk informasi DNS yang mengarahkan nama domain ke alamat IP yang sesuai.
- Penyediaan Infrastruktur: Registry menyediakan infrastruktur teknis yang memastikan semua domain dalam TLD mereka dapat diakses di seluruh internet.
- Pengaturan Kebijakan: Registry menetapkan kebijakan pendaftaran dan aturan yang harus diikuti oleh registrar dan registrant dalam TLD mereka.
Contoh dari registry adalah Verisign yang mengelola TLD .com dan .net, serta PIR yang mengelola .org.
2. Registrar
Registrar adalah organisasi atau perusahaan yang memiliki izin dari registry untuk menjual nama domain kepada publik. Fungsi utama registrar meliputi:
- Pendaftaran Domain: Registrar bertindak sebagai perantara antara registrant (individu atau organisasi yang ingin mendaftarkan domain) dan registry. Mereka memproses pendaftaran domain dan mengirimkan informasi tersebut ke registry.
- Layanan Manajemen: Registrar menyediakan layanan tambahan seperti manajemen DNS, layanan email, privasi domain, dan hosting web.
- Dukungan Pelanggan: Registrar memberikan dukungan pelanggan kepada registrant, membantu mereka dalam proses pendaftaran, perpanjangan, transfer, dan administrasi domain lainnya.
Contoh dari registrar termasuk di serverutama.com
3. Registrant
Registrant adalah individu atau organisasi yang mendaftarkan dan memiliki hak untuk menggunakan nama domain tertentu. Tanggung jawab registrant meliputi:
- Pemilihan Domain: Registrant memilih nama domain yang diinginkan dan memeriksa ketersediaannya melalui registrar.
- Pembayaran: Registrant membayar biaya pendaftaran dan perpanjangan domain kepada registrar.
- Pemeliharaan Informasi: Registrant harus memastikan bahwa informasi kontak mereka yang disimpan oleh registrar tetap akurat dan up-to-date. Ini penting untuk pemberitahuan terkait perpanjangan domain dan informasi administrasi lainnya.
- Kepatuhan Kebijakan: Registrant harus mematuhi kebijakan dan aturan yang ditetapkan oleh registrar dan registry, termasuk persyaratan penggunaan domain dan kebijakan penyalahgunaan.
Sebagai contoh, jika Anda mendaftarkan domain "example.com" melalui serverutama.com, Anda adalah registrant dari domain tersebut.
Kesimpulan
Memahami perbedaan antara registry, registrar, dan registrant adalah penting dalam mengelola domain internet. Registry mengelola TLD dan database terkait, registrar menjual dan mengelola layanan pendaftaran domain kepada publik, dan registrant adalah pemilik nama domain yang terdaftar. Ketiga entitas ini bekerja sama untuk memastikan bahwa sistem nama domain (DNS) berjalan dengan lancar dan efisien, memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web di seluruh dunia dengan mudah.